Bukan Sekadar Lomba, Anak TK Alhidayah Bejalen Belajar Fokus dan Berani Mencoba

Bukan Sekadar Lomba, Anak TK Alhidayah Bejalen Belajar Fokus dan Berani Mencoba

BEJALEN – Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia hadir dengan cara yang menyenangkan di TK Alhidayah Bejalen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Mahasiswa KKN UPGRIS mengajak anak-anak mengikuti berbagai permainan dalam kegiatan yang digelar pada Jumat (14/8/2026).

Beragam permainan disiapkan untuk membuat anak-anak aktif dan berani mencoba. Di antaranya balap kelereng menggunakan sendok dan permainan memindahkan karet menggunakan sedotan. Meski terlihat sederhana, kedua permainan tersebut membutuhkan konsentrasi, ketelitian, sekaligus kemampuan anak dalam mengendalikan gerakan.

Dalam balap kelereng, anak-anak harus menjaga kelereng tetap berada di atas sendok hingga mencapai garis akhir. Sementara pada permainan memindahkan karet, anak ditantang menggunakan sedotan untuk mengambil dan memindahkan karet dari satu tempat ke tempat lainnya.

Suasana perlombaan pun berlangsung meriah. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap permainan, sementara teman-teman mereka memberikan dukungan dari sekitar arena. Tidak hanya mengejar kemenangan, mereka juga belajar mengikuti aturan, menunggu giliran, dan tetap mencoba ketika mengalami kesulitan.

Bu Nur selaku guru TK Alhidayah Bejalen mengatakan bahwa kegiatan seperti ini memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar dalam suasana yang lebih santai dan menyenangkan.

“Anak-anak memang perlu diberikan kegiatan yang membuat mereka aktif dan berani mencoba. Lewat permainan seperti ini, mereka bisa belajar fokus, mengikuti aturan, dan menyelesaikan tantangan sambil tetap merasa senang,” ujar Bu Nur.

Menurut mahasiswa KKN UPGRIS, permainan dipilih dengan mempertimbangkan kemampuan anak sehingga kegiatan kemerdekaan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan pengalaman yang dapat mendukung perkembangan mereka.

“Kami ingin anak-anak menikmati kegiatan HUT RI dengan cara yang sesuai dengan dunia mereka. Melalui permainan, mereka bisa belajar berkonsentrasi, mengontrol gerakan, menunggu giliran, dan yang tidak kalah penting adalah berani mencoba,” ungkap Dwi Wahyu Ramadhani.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi mahasiswa KKN UPGRIS dengan TK Alhidayah Bejalen dalam memeriahkan HUT RI. Semangat kemerdekaan tidak hanya terlihat dari ramainya perlombaan, tetapi juga dari keberanian anak-anak untuk mencoba, belajar, dan bermain bersama.Dari kelereng yang harus dijaga hingga karet yang harus dipindahkan, anak-anak TK Alhidayah belajar bahwa setiap permainan membutuhkan fokus, usaha, dan keberanian untuk mencoba.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *